Mohamad Nuh Minta Bupati Serius Tangani Korban Banjir Bekasi

LINGKARBEKASI – DPRD Kabupaten Bekasi meminta Bupati Eka Supria Atmaja untuk fokus pada kegiatan tanggap darurat bencana banjir Bekasi dalam sepekan ini. Hal itu ia katakan saat meninjau langsung kondisi banjir di Perumahan Graha Prima, Blok A kelurahan Mangunjaya, kecamatan Tambun Selatan, kabupaten Bekasi, Rabu, (26/2/2020)

“Saya kira fokus saja di situ dan saya pikir akan sangat meringankan beban masyarakat. Masyarakat kalau sudah seperti ini boro-boro dia mau kerja dan capeknya saja bisa seminggu ini akibat banjir ini,” ujarnya kepada Lingkarbekasi, Rabu (26/2/2020)

Lebih lanjut, Nuh mengatakan untuk kabupaten Bekasi memang sudah ditetapkan siaga tanggap bencana, berarti selama sepekan ini bupati harus fokus mengentaskan dan mengevakuasi masyarakat korban terdampak banjir.

Oleh karena itu, politisi PKS ini juga berharap agar seluruh desa mengoptimalkan dengan cara membuat posko dengan berbagai aktivitas penanggulangan bencana. Misalnya melakukan evakuasi korban, menyediakan makanan, karena menurutnya sangat dimungkinkan ada warga yang tidak bisa makan karena untuk membeli gas saja susah karena kesulitan mengakses jalan plus tidak ada uang.

Ketiga, menyiapkan pakaian layak pakai, kemudian yang keempat adalah menyiapkan air bersih juga menyiapkan genset supaya ada listrik.

Kemudian termasuk dalam tanggap bencana adalah membuka pelayanan kesehatan gratis, karena tidak sedikit warga terdampak banjir yang mengeluh sakit.

“Gubernur provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil juga sudah menetapkan ada 4 kabupaten dinyatakan tanggap bencana banjir, berarti dia menyiapkan 6 miliar, artinya ada tambahan lagi, kucurkan saja karena dipercepat seminggu ini, berarti kalau seminggu di sini dibagi untuk 187 desa, kecil sebenarnya, tapi lumayan,” pungkasnya. (denis)