Terkait Pembelajaran Jarak Jauh, Prita Kemal Gani : Pendidikan Tetap Butuh Pertemuan dan Interaksi

Lingkarbekasi – Founder London School Public Relations (LSPR) Prita Kemal Gani menyatakan antisipasi diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diseluruh wilayah di Jawa Barat, LSPR sejak 20 Maret diberlakukannya PSBB di Jakarta lalu sudah tidak ada aktivitas belajar di kampus TransPark, Juanda, Bekasi Timur.

“Persiapan PSBB Jabar, LSPR dari sejak 20 maret sejak PSBB jakarta kita memang sudah tidak ke TransPark. Semua kegiatan dari rumah sudah semuanya dan kita berharap pandemi ini segera berlalu,” ujarnya kepada media Kamis, (7/5/2020)

Meski sistem pembelajaran para mahasiswanya sudah bertransformasi ke teknologi digital akibat pandemi Covid-19 namun menurut Prita mesin teknologi tidak bisa menggantikan posisi dan peran manusia.

“Memang teknologi ini kan mesin, secanggih-canggihnya teknologi, justru malah manusia yang harus lebih manusiawi. Mesin itu kan gak ada rasa empati, gak ada kasih sayang, sehingga yang kita rindukan interaksi antar manusia,” imbuhnya.

LSPR sebagai kampus yang memiliki basis teknologi digital tidak masalah dalam menghadapi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Okelah kita bisa dengan sistem daring, tapi kita tak bisa mendapatkan kehangatan itu. menurut saya sih, pendidikan di masa depan, ke kampus dan pertemuan itu masih perlu,” sambungnya.

Covid-19 membuat kita banyak belajar. Bahwa teknologi itu tidak menakutkan seperti yang kita pikir sebelumnya. Buktinya kita masih bisa nyanyi bareng, belajar bareng, kita bisa melakukan itu dengan kemampuan teknologi.

“Teknologi tidak semenakutkan dan tidak semahal yang kita bayangkan,” pungkasnya. (*)