Tolak Relokasi Puskesmas Warga RW 13 Jatiwaringin Asri Dialog Dengan Ketua DPRD

Tolak Relokasi Puskesmas Warga RW 13 Jatiwaringin Asri Dialog Dengan Ketua DPRD

LINGKARBEKASI.COM – Warga RW 13 Perumahan Jatiwaringin Asri, Pondokgede berdialog dengan Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman Joewono Putro. Dialog aspirasi dilaksanakan di balai pertemuan warga bersama para pengurus RW 13, Para ketua RT juga tokoh masyarakat setempat.

Dalam dialog aspirasi tersebut ketua RT dan warga RW 013 menyampaikan aspirasi perihal penolakan warga terhadap relokasi Puskesmas Jatiwaringin di perumahan Jatiwaringin Asri. Alasannya lingkungan di Jatiwaringin Asri sudah semakin padat, kurang penataan, banyak PKL yang berjualan di atas saluran air, serta berdekatan dengan Puskesmas Jatimakmur.

Warga Blok D, RT 07, 08, dan 09 RW 013 lebih mengharapkan Pemkot Bekasi segera mengatasi persoalan banjir di Jatiwaringin Asri yang semakin bertambah parah dari tahun ke tahun. Menurut warga hingga Februari tahun 2021, semakin luas area genangan banjir dan tinggi volume airnya.

Banjir yang terjadi menurut Informasi disebabkan karena semakin banyaknya pembangunan cluster-cluster disekitar Jatiwaringin Asri yang di bangun tanpa memperhatikan analisis dan dampak lingkungan (Amdal). Kemudian izin lingkungan sekitar namun meninggikan lokasi permukaan cluster, saluran air yang tanpa pemeliharaan dan normalisasi sehingga banjir terjadi merugikan warga Blok D, Jatiwaringin Asri.

Kekecewaan Warga terhadap Pemkot Bekasi mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan sampai Pemerintah Kota yang seolah melakukan pembiaran terhadap dampak banjir yang merugikan masyarakat.

Pada Kesempatan tersebut Chairoman menyampaikan bahwa Pemkot Bekasi harus segera membuat sistem atasi banjir yang terintegrasi sesuai amanat Perda-perda yang telah disusun DPRD, yakni Perda tentang sistem drainase, Perda penanggulangan banjir dan Perda Pengelolaan sampah.

“Sampai dengan saat ini Pemkot Bekasi belum memiliki sistem atasi banjir yang terintegrasi, agar masalah – masalah banjir Kota Bekasi bisa diatasi secara komprehensif tidak bersifat parsial”, Ujar Chairoman.

“Mudah-mudahan janji 100 hari Bapak Walikota dan Bapak Wakil walikota Bekasi atasi banjir Kota Bekasi bisa ditunaikan, lebih baik terlambat dari pada tidak ditunaikan”, tegas Chairoman.

Selanjutnya warga Jatiwaringin Asri akan bersurat kepada Walikota Bekasi, dan akan memberikan tembusan kepada DPRD Kota Bekasi, Kecamatan Pondok Gede, Kelurahan Jatiwaringin dan dinas-dinas serta pihak-pihak terkait agar masalah banjir Jatiwaringin Asri bisa di atasi secara komprehensif.

Warga sangat mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD dalam dialog tersebut serta sangat berharap agar Ketua DPRD dapat membantu mengawal aspirasi warga Jatiwaringin Asri. (Alwi)