Ketua DPRD: Soal KLA Pemkot Bekasi Harus Tegakan Perda Kawasan Tanpa Rokok

LINGKARBEKASI.COM – Sebagai Kota Layak Anak Level Nindya, Kota Bekasi masih harus banyak berbenah terutama soal Perda Kawasan Tanpa Rokok dan Bebas Predator Anak. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro kepada lingkarbekasi di kantornya, Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Jum’at (6/8/2021)

“Banyak catatan terkait Perda Kawasan Tanpa Rokok atau KTR. Ini menjadi review kita. Kita masih harus akui masih banyak iklan rokok. Sementara kalau mau jadi Kota Layak Anak jadikan kota Bekasi kota tanpa rokok. Larang iklan reklame promosi rokok. Kecuali tempat yang dibolehkan walikota.
Kalau bisa semua kawasan bebas rokok,” jelas Chairoman saat ditemui.

Selanjutnya, kata Chairoman soal perlindungan anak dari predator anak. Karena kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak jumlahnya masih ada dan cenderung meningkat.

“Jumlah dan kualitas pelecehan seksual meningkat. Kita harus menjamin kota ini layak dari predator anak. Agar anak tidak trauma. Kita juga harus ada program healing. Menjamin anak aman dari predator anak, pelecehan dan pekerjaan yang tidak layak anak,” tukasnya.

Sebelumnya ia menyatakan bahwa esensi kota layak anak berarti menciptakan sebuah kota yang kondusif untuk tumbah kembang anak. Di kota tersebut, hak-hak anak terpenuhi dan lingkungan hidup kondusif untuk tumbuh kembang anak-anak.

“Anak tumbuh dan berkembang, sehat, maju, bisa hidup mengekspresikan dirinya dan termasuk terlindungi dari faktor yang mengancam pertumbuhan mereka. Tidak hanya infrastruktur tapi regulasi dan sarana prasarana dari infrastruktur perkotaan bisa dibangun, misalnya sekolah ramah anak, ruang bermain ramah anak, pusat kreativitas anak, pusat pembelajaran keluarga,” imbuhnya.

Oleh karena itu meskipun kota Bekasi sudah Nindya tapi, kata Chairoman masih banyak catatan yang harus diperbaiki. Belum banyak infrastruktur yang mendukung. (Denis)