Tim PKM dan Mahasiswa Fakultas Teknik UNISMA Bekasi Bantu Pembuatan Sistem Informasi Masjid Berbasis Website di PJR

Tim PKM dan Mahasiswa Fakultas Teknik UNISMA Bekasi Bantu Pembuatan Sistem Informasi Masjid Berbasis Website di PJR

Pandemi COVID-19 mempengaruhi segala aspek kehidupan di seluruh dunia yang tren penambahannya di Indonesia terus meningkat (Handayanto & Herlawati, 2020; Herlawati, 2020).

Salah satu aspek yang terdampak adalah dalam peribadatan di mana aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 hingga tulisan ini dibuat masih diberlakukan.

Remaja masjid sebagai ujung tombak semaraknya aktivitas di mesjid tidak bisa optimal melakukan kegiatan seperti ketika kondisi sebelum pandemi, misalnya pada pengabdian-pengabdian pada masyarakat yang lalu untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan remaja-remaja masjid (Susanto, 2016) maupun kemampuan dalam manajerial pengelolaan masjid (Riska Fii Ahsani, 2019). Dengan alasan tersebut di atas, maka peran perguruan tinggi sangat diperlukan lewat divisi pengabdian kepada masyarakatnya.

Universitas Islam ‘45’ Bekasi, salah satu institusi berbasiskan keislaman menyadari hal tersebut dan mengirimkan tim pengabdian untuk membantu mengimplementasikan metode online dalam aktivitas di masjid, khususnya untuk lembaga Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) pada Yayasan Al-Ukhuwwah Puri Juanda Regency (PJR).

Sebagian besar pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan saat ini berbasis online, misalnya untuk membantu guru-guru dalam memanfaatkan aplikasi tertentu, seperti mentimeter (Herlawati et al., 2021), penerapan andorid untuk bisnis online di kalangan guru (Samsiana et al., 2020), dan lain-lain. Berbeda dengan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan sekali dalam satu semester (6 bulan), penelitian dalam artikel ini dilakukan berkelanjutan dimulai dari pembuatan website, pelatihan, hingga pendampingan.

“Penggunaan aplikasi online saat ini sudah tidak dapat dihindari lagi, apalagi dengan kondisi pandemi yang masih melanda hingga saat ini. Pengabdian pada masyarakat oleh tim PPM Universitas Islam
’45’ Bekasi dengan mitra Yayasan Al-Ukhuwwah Puri Juanda Bekasi menghasilkan luaran berupa pembuatan sistem informasi masjid berbasis web disertai pelatihan dan pendampingan. Hasil pengabdian menunjukan pengguna dapat menjalankan aplikasi dan kuesioner menunjukan puas dengan kinerja sistem yang diusulkan. Hanya saja perlu survey lagi ke depan mengingat konten yang ada saat ini masih sedikit,” ujar Dadan Irwan selaku ketua tim PKM melalui keterangan tertulis.

“Pengabdian pada masyarakat ini berjalan dengan lancar atas dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam ‘45’ Bekasi dan Yayasan Al-Ukhuwwah Puri Juanda Regency (PJR) Bekasi,” tukasnya.

Masjid Al Ukhuwah

Masjid Al-Ukhuwwah merupakan masjid yang baru dibangun dan belum lama selesai renovasi di dalam lingkungan perumahan Puri Juanda Regency (PJR) Bekasi, Jawa Barat. Gambar 1 menunjukan lokasi masjid tersebut. Selain melakukan renovasi besar-besaran, masjid ini pun baru memiliki legalitas yayasan. Atas informasi dari salah satu anggota yayasan maka diajukanlah kerja sama dengan Universitas Islam ‘45’ Bekasi dalam bantuan dukungan pembuatan website agar dapat dikenal lebih banyak lagi di masyarakat global.

Kondisi pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi kelancaran acara pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kebutuhan akan sistem informasi sangat terasa ketika segala hal harus dilaksanakan secara daring. Selain itu, kemampuan anggota DKM yang masih awam dengan dunia online membutuhkan usaha untuk melatih mereka dalam mengoperasikan sistem informasi masjid yang diusulkan.

Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat telah berlangsung hampir satu tahun. Enam bulan pertama fokus ke desain dan perancangan sistem informasi berbasis web. Dari tahap awal diperoleh hasil berupa rancangan desain, serta nama domain: http://alukhuwwahpjr.org. Gambar 4 memperlihatkan tampilan web yang siap digunakan oleh DKM Masjid Al-Ukhuwwah Puri Juanda Regency Bekasi. Sumber: Hasil Penelitian (2021)

Tahap implementasi dilakukan dengan serah terima secara virtual. Ketua yayasan secara simbolik menerima website yang akan digunakan untuk melaksanakan aktivitas masjid secara online oleh Dekan Fakultas Teknik

Dalam implementasinya, pengabdian dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu kunjungan perdana untuk analisa kebutuhan, pembuatan sistem informasi masjid berbasis web, dan pelatihan. Dalam penerapannya, tim tetap memantau dan melakukan pendampingan agar dapat diketahui kendala apa saja dan juga apa yang perlu ditambahkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas sistem.

Tahap Awal

Tahap awal merupakan kelanjutan dari informasi adanya mitra yang membutuhkan sistem informasi dalam aktivitas di masjid. Agar lebih jelas, tim berkunjung ke Masjid Al-Ukhuwwah dengan tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) mengingat kondisi COVID-19 yang masih terus bertambah. Tim Pengabdian Pada

Masyarakat (PPM) sendiri sebagian besar berkolaborasi dalam bentuk online, baik lewat meeting online, maupun dengan aplikasi-aplikasi teks seperti Whatsapp (Gambar 3). Sumber: Dokumentasi Tim PPM (2021)

Pembuatan Web

Berdasarkan analisa kebutuhan pada tahap awal maka dibuatlah website dengan rincian menu-menu antara lain: beranda, tentang kami, dakwah, berita, sosial, pendidikan, kesehatan, kuesioner dan galeri. Manajemen konten dibuat dengan modifikasi dari wordpress. Alasan penerapan model tersebut adalah kemudahan dalam kustomisasi web sehingga mempermudah pengguna. Jenis web diharapkan dinamis, yaitu tampilan yang baik ketika dibuka lewat laptop/komputer maupun ponsel/handphone.

Implementasi

Tahap terakhir ini berisi penyerahan website ke pihak DKM. Selain itu pelatihan perlu dilakukan untuk memudahkan pengguna dalam menjalankan sistem informasi. Seluruh pengguna diharapkan mengikuti pelatihan tata cara penggunaan Web, dimulai dari upload konten, modifikasi konten, dan hal-hal lain seperti format video, link Youtube dan lain-lain.