Ketua DPRD Kota Bekasi Pastikan Tidak ada Pemotongan Insentiv Nakes dan Relawan RSUD

Kota Bekasi – Ketua DPRD Kota Bekasi Ir. H. Chairoman J.Putro, B.Eng., M.Si., bersama dengan Walikota Bekasi Menggelar Rapat Paripurna yang dilaksanakan pada hari Kamis (30/09/2021). Pemerintah Kota Bekasi dan DPRD sepakat untuk menandatangani RAPBD P Kota Bekasi sebesar 6,4 T rupiah lebih dengan Pendapatan Daerah sebanyak 5,9 T rupiah lebih.

Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro usai rapat Paripurna, mengatakan pembiayaan daerah Kota Bekasi hampir sama, tidak ada perubahan sebanyak 763 juta, namun ada kendala yang dialami di sebabkan berkurangnya transfer dana daerah dari provinsi Jawa Barat sebanyak 24 Milyar.

“Padahal kegiatan ada beberapa yang sudah di lakukan, Pengaruhnya harus ada drop dan evaluasi kegiatan.Untuk BTT penanganan Covid-19 dari yang diajukan oleh eksekutif senilai 508 M namun di sepakati senilai 412 M.Untuk nakes dan relawan RSUD di pastikan tidak ada pengurangan insentif. Hanya saja ada yang merivew 379 kegiatan yang sudah di SK kan Walikota tetapi belum terserap,” ujarnya.

Anggaran yang belum terealisasi ada beberapa yang di evaluasi secara menyeluruh. Dalam APBDP juga ada penambahan pengadaan lahan di BMSDA tapi kegiatannya di Perkimtan untuk penanggulangan banjir, kenaikannya mencapai 17 milyar.

“Banjir mengakibatkan kerusakan drainase jalan dan jalan pemukiman, oleh karena itu kita harus fokus untuk penambahan anggaran. Catatanya di APBD P yaitu Bosda di minta untuk di pantau langsung oleh Walikota karena di khawatirkan akan berpengaruh kepada pelayanan pendidikan hal ini dikarenakan indek manusia di Kota Bekasi menurun,” Pungkas Beliau. (ADV)