SDS IT Taskia Dan PT PJB Muara Tawar Kukuhkan Kerjasama Bangun Arboretum

BEKASI – Dengan tekad mengintegrasikan konsep pembelajaran yang berbasis peduli lingkungan pada hari ini, Jumat (8/10/ 2021) SDS IT Prestasi Cendekia dan PT PJB UP Muara Tawar mengukuhkan kerjasama melalui penandatanganan prasasti pembangunan ATRIUM, berlokasi di PLTGU Muara Tawar dengan disaksikan antara Manajemen PT PJB UP Muara Tawar beserta jajarannya dengan Ketua Yayasan SDS IT Prestasi Cendekia, Kepala SDS IT Prestasi Cendekia (Taskia) serta Komite Sekolah.

Program kerjasama ini diawali dengan kolaborasi penanaman 7600 pohon pada HUT RI ke 76 antara PT PJB UP Muara Tawar dengan SDIT Pretasi Cendikia, dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti pembangunan ATRIUM (Taskia Green School Arboretum).

Acara penandatanganan kerjasama diawali dengan sambutan PH GM UP Muara Tawar Bp Emiel Zaka Noor Aulia menyampaikan bahwa sinergi perusahaan dan Lembaga Pendidikan ini sangat bagus dan sesuai dengan arah strategi perusahaan terkait community development/ pemberdayaan masyarakat, sehingga diharapkan muncul ide kreatif dan inovatif dalam pengembangan selanjutnya, serta sejalan dengan komitmen PT PJB UP Muara Tawar menjadi pembangkit yang ramah lingkungan. Kemudian Ketua Yayasan Prestasi Cendikia, H. Surono Yahya, S.E. mengucapkan ribuan terimakasih atas dukungan PT. PJB UP Muara Tawar dalam pengelolaan ruang terbuka hijau dan mewujudkan pembelajaran berbasis lingkungan di lingkungan SDS IT Taskia.

Setelah prosesi penandatanganan dilakukan antara PT PJB UP yang diwakili PH GM PT PJB UP Muara Tawar dan Manajemen sekolah yang diwakili oleh Ketua Yayasan dan Kepala SD IT Prestasi Cendekia serta Komite Sekolah, disampaikan progress penyelesaian program ATRIUM dilingkungan sekolah oleh Kepala SD IT Prestasi Cendekia (Rina Riyana, MPd). Di mana dalam penerapan program adiwiyata sekolah atau sekolah berbasis lingkungan hidup SDS IT Taskia tersebut menggunakan konsep Kolaborasi dengan menyelaraskan 4 poin utama, antara lain partisipasi (pelibatan semua pihak) baik mempertimbangkan regulasi serta stakeholders sekitar lingkungan sekolah maupun perusahaan, bersifat dapat diterima oleh semua pihak (acceptable) yang merupakan bentuk sinergitas warga sekolah, pemerintah maupun perusahaan serta masyarakat sekitar termasuk kelompok rentan, memenuhi aspek komunikatif sehingga warga sekolah dapat berbagi atau sharing baik pengalaman maupun effort dalam menggagas pengembangan program di lingkungan sekolah.

Sebagai pelengkap informasi bentuk konsep program sekolah berbasis lingkungan disampaikan oleh Ir. Endrik Purbo Yunstyo, ST MM, Ketua Komite Taskia bahwa ATRIUM tidak hanya sebagai penambah landscape sekolah tapi nantinya juga berfungsi sebagai naungan sub inisiatif program lainnya antara lain rumah pembibitan (Taskia Arboretum), komposter (Taskia Komposter), media edukasi daur ulang (Taskia Digiplant) dan pengolahan kerajinan/souvenir (Taskia Gressco).

Setelah selesai penandatanganan prasasti juga dilaunching produk olahan minyak jelantah melalui program TOSCA atau Taskia Cipta Olah Sampah Mandiri.
SDIT Prestasi Cendikia (Taskia) yang berlokasi di desa Karangsatria, kecamatan Tambun Utara menjadi mitra binaan program CSR PT PJB UP Muara Tawar untuk menyasar wali murid yang menjadi kelompok rentan karena dampak Covid-19. Covid-19 memberikan dampak perekonomian pada sebagian wali murid dan karyawan SDIT Taskia secara signifikan sehingga menyababkan kelompok masyarakat ini menjadi kelompok rentan. Meskipun demikian SDIT Taskia berkomitmen untuk memberikan bantuan dengan agar wali murid tetap dapat menyekolahkan anaknya dan karyawan tetap bekerja melalui serangkaian program. PT PJB UP Muara Tawar kemudian mendukung melalui serangkaian program pemberdayaan masyarakat agar kelompok rentan ini kembali mandiri.(*)