Ketua DPRD: Prestasi Rully Al-Kahfi Di Peparnas Papua 2021 Jadi Inspirasi Warga Disabilitas

LINGKARBEKASI.COM – Kota Bekasi kembali berbangga karena salah satu atlet disabilitas yang bertanding di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua 2021 meraih medali emas. Atlet ini bernama Rully Alkahfi Mubarok, atlet lompat jauh klasifikasi T 11, seorang tuna netra.

Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro mengapresiasi kemenangan yang diraih salah satu atlet disabilitas kota Bekasi ini. Ia berharap prestasi Rully jadi inspirasi bagi warga disabilitas kota Bekasi lainnya.

Dirinya juga mendorong pemerintah terus memberikan dukungan kepada atlet berkemampuan khusus supaya terus semangat meraih kemenangan lainnya di berbagai cabang olahraga dan kejuaraan.

“untuk itu kami mendorong agar pemerintah memberikan penghargaan yang sama sebagaimana penghargaan yang diberikan kepada atlet yang mewakili Jabar dari Kota Bekasi yang meraih medali emas perak perunggu sehingga tidak ada diskriminasi terhadap ini tentunya Setiap warga akan mendapatkan penghargaan sekaligus pengakuan dan apresiasi yang sama atas prestasi yang mereka berikan dan dapat mengharumkan nama Bekasi baik di pentas nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Ketua Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (National Paralympic Committee of Indonesia) atau NPCI Kota Bekasi, Pertuni Toni menyatakan prestasi yang diraih Rully sangat membanggakan.

“Prestasi yang sudah ia dapat memang bukan kali ini saja di Peparnas, dia juga sudah masuk tingkat nasional. Selain Rully ada Asep Sunandar cabor Lempar dan Tolak (klasifikasi F 13) low vision hari Senin baru tanding. Lalu Arfan Ayandi: Lari (klasifikasi T 12), tuna netra dan Yanto Sugianto, atlet Tenis meja Tuna netra, kalau Bayu di nomor lari, dia kalau nggak salah dari kabupaten Bandung.” ujarnya.

Terkait proses persiapan Rully, kata Toni, sudah cukup panjang sekitar 7 tahun selama ia menjadi atlet. “Ia juga sering mengharumkan nama Kota Bekasi dengan prestasi-prestasinya seperti sebelumnya juga di Peparnas Jawa Barat 2016,” imbuhnya.

“Alhamdulillah atlet kita dari kota Bekasi bisa meraih medali emas meskipun kita bisa menghadirkan 4 orang atlet Peparnas Papua ini,” tukasnya.

Dirinya berharap 1 orang meraih 1 emas minimal dari 6 emas yang ditargetkan dari 1 orang cabor tenis meja dan 3 cabor atletik.(Denis)