Ahmad Ushtuchri, Anggota Dewan Dapil Bekasi Utara Kerja Nyata untuk Warga

LINGKARBEKASI.COM – Kiprah Anggota DPRD Kota Bekasi, Ahmad Ushtuchri dari Dapil II Bekasi Utara tak diragukan lagi. Tiga periode berturut-turut sejak tahun 2009 hingga saat ini, menjadi anggota legislatif membuktikan dirinya dicintai banyak orang.

Janji saat kampanyenya pun, tak sekedar pepesan kosong. Lantaran, putra asli Bekasi Utara itu, selalu menyerap aspirasi dari masyarakat yang ia terima saat berkunjung ke lapangan.

Hal ini misalnya, ia buktikan nyata aspirasi warga RW 03 Kel. Perwira, Bekasi Utara yang ingin memiliki kantor sekretariat RW. Apalagi keberadaan sekretariat RW sangat dibutuhkan untuk berbagai kegiatan warga seperti rapat pengurus dan posyandu.

Namun, mencari lahan di tengah pembangunan daerah yang pesat tergolong sulit. Akan tetapi, berbeda dengan warga Perumahan Bintang Metropol, Perwira, Bekasi Utara melalui pengembang justru mendukung lahan fasos/fasumnya dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan sekretariat RW.

“Ini menariknya, RW 03 ini kan bisa kita sebut RW perkampungan. Tapi sekretariatnya ada dikawasan peruhaman RW 13. Disini kita jadi belajar, bahwa apapun bisa berdampingan dan saling bersinergi,” ujar Ahmad Ushtuchri, Kamis (18/11).

Ushtuchri yang juga cucu ulama karismatik Kota Bekasi yakni alm KH. Muchtar Tabrani, mengaku tidak kesulitan membatu warga mencari lahan fasos/fasum dan berkoordinasi dengan pihak pengembang perumahan tersebut. “Persoalan di RW itu diantaranya tak punya lahan. Tetapi disini, kita bisa kerja sama baik dengan pihak perumahan. Meskipun aset Pemda, tetapi bersedia lahan fasos/fasum digunakan pembangunan sekretariat RW kampung,” jelas Ushtuchri yang juga Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi.

Berdiri di atas lahan sekitar 43,4 M2, pembangunan sekretariat RW 03 akan dibangun 1 lantai dengan menggunakan dana APBD yang merupakan usulan reses dari warga sejak 2020.

“Karena niat kita mengabdi kepada masyarakat. Apa pun kalau jalan bersamaan, Alhamdulillah semuanya dipermudah. Dan di tahun 2021 ini dianggarkan melalui APBD Kota Bekasi sebesar Rp75 juta. Kemudian di tahun 2022, insya Allah dianggarkan Rp100 juta untuk pembangunan sekretariat RW 03,” papar Ushtuchri yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Annur, Bekasi Utara.

Baginya, jabatannya hanyalah titipan yang harus dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat di daerah pemilihan. Sehingga aspirasi yang masuk baik melalui reses atau pun kegiatannya lainnya, akan diperjuangkan untuk Bekasi Utara lebih baik.

“Saya berharap, keberadaan sekretariat RW 03 Perwira ini nantinya bisa dimanfaatkan dengan baik. Sebagai tempat koordinasi dan komunikasi program sesama pengurus RT/RW dan warga setempat,” tutur Ushtuchri.

“Apalagi disekitar lahan sekretariat RW 03 itu dimanfaatkan sebagai pusat kuliner. Sehingga diharapkan ada perputaran ekonomi bagi warga sekitar khususnya,” sambung Ushtuchri yang juga Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bekasi.

Sementara itu terpisah Ketua RW 03 Perwira, Wahyudi mengapresiasi tinggi atas perhatian Ahmad Ushtuchri dalam mengawal proses pembangunan sekretariat RW 03. Menurutnya, selama ini wilayahnya kesulitan untuk menggelar pertemuan dengan jumlah besar lantaran tak memiliki sekretariat yang representatif.

“Termasuk juga pelayanan ke warga seperti posyandu, selama ini kita masih keliling rumah ke rumah,” tandas Wahyudi.

Menurutnya, perjuangan Ahmad Ushtuchri sebagai anggota dewan dalam mengawal aspirasi warga ada kerja nyata yang harus dicontoh oleh anggota legislatif lain kepada warganya.

“Kita juga mengucapkan terima kasih kepada pak wali kota, pihak perumahan Bintang Metropol yang mendukung pembangunan sarana sekretariat RW 03,” ucap Wahyudi.(*)