Chairoman Desak UPTD Hutan Kota, Dinas LH Kota Bekasi Berkolaborasi dengan Warga Kelola Danau Duta Harapan

LINGKARBEKASI.COM – Ketua DPR Kota Bekasi, Chairoman J. Putro, terima Audiensi Forum RT – RW Duta Harapan – Telaga Mas (Dumas), Harapan Baru, Bekasi Utara, Kamis, 17/2/2022.

Pada Kesempatan tersebut Forum RT-RW Dumas Memaparkan usaha-usaha swadaya masyarakat dalam merevitalisasi Danau Duta Harapan, dengan menyusun road map agar danau tersebut dapat menjadi resapan air mencegah banjir, juga dapat menjadi area wisata murah bagi warga yang bisa memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar.

Agus Triyono menyampaikan usaha swadaya warga mengangkat eceng gondok yang perlu usaha ekstra dan kerjasama serta dukungan berbagai pihak, agar fungsi danau dapat kembali normal.

“Oleh karena itu kami butuh dukungan para legislator di DPRD Kota Bekasi, terutama Bapak Chairoman selaku Ketua DPRD Kota Bekasi, melalui advokasi, legislasi maupun kebijakan anggaran agar Danau Duta Harapan dan lokasi sekitar Danau bisa memberikan manfaat positif khususnya kepada warga Duta Harapan-Telaga Mas, dan juga warga Bekasi lainnya secara luas,” papar Agus.

Chairoman menjelaskan, bahwa penting sekali mind set birokrasi dalam melakukan pola pembangunan yang sangat memperhatikan aspirasi masyarakat, sehingga pembangunan bisa dilaksanakan sesuai keinginan masyarakat.

“Sumber daya yang dimiliki pemerintah sangat terbatas, oleh karena itu kolaborasi pelaksanaan pembangunan dengan melibatkan masyarakat, mengoptimalkan segenap resource yang dimiliki masyarakat akan mempercepat keberhasilan pembangunan ditengah-tengah masyarakat,” jelas Chairoman.

“Sebaliknya kegagalan Pembangunan terjadi jika tidak melibatkan masyarakat secara aktif,” tambah Chairoman.

“Kami sangat mendorong UPTD Hutan Kota, Dinas LH dapat berkolaborasi dengan Komunitas-komunitas yang ada di Masyarakat, Pemkot sebagai Fasilitator dalam pelaksanaan kebijakan,” tambah Chairoman lagi.

“Trend Kota Modern kedepan adalah banyak ruang-ruang publik yang dapat di nikmati masyarakat secara gratis, oleh karena itu para pemangku kebijakan di Kota Bekasi diharapkan bisa menghadirkan hal tersebut,” pungkas Chairoman. (Alwi)