PKS: Hardiknas Momentum Tingkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik Hadapi Perkembangan Dunia Pendidikan

LINGKARBEKASI.COM – Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting lahirnya ide-ide atau gagasan-gagasan baru untuk dunia pendidikan setelah lahirnya tokoh pendidikan di Indonesia. Buah pemikiran dan kerja cerdas para tokoh pendidikan pada masa-masa penjajahan dulu bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kota Bekasi hingga kini.

“Setiap tgl 2 Mei kita diingatkan melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional, yakni tanggal di mana saat dilahirkannya Tokoh Pendidikan dan Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara,” ungkap Daradjat Kardono, anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi.

Ki Hajar Dewantara, kata Daradjat adalah pejuang pendidikan pada masanya. Ia memperjuangkan kesetaraan akses pendidikan pada saat pemerintah kolonial Belanda memberlakukan akses pendidikan terbatas yang hanya diberikan kepada anggota keluarga besar kolonial dan orang-orang kaya saja.

“Saat ini kesetaraan akses ke dunia pendidikan sudah semakin baik khususnya di kota Bekasi, meskipun masih saja dijumpai berbagai kendala teknis terjadi sehubungan dengan ketersediaan tempat dan kapasitas sarana dan prasarana pendidikan yang ada. Namun dengan semangat Hardiknas ini, kembali kita diingatkan bahwa tugas untuk menyediakan akses pendidikan yang berkualitas untuk semua adalah tugas para penyelenggara pemerintah daerah kota Bekasi bersama stakeholder lainnya yang terus berkolaborasi dan bersinergi untuk menyempurnakan hal ini,” ungkapnya.

Kualitas penyelenggaraan pendidikan, kata dia, sangat didukung oleh banyak faktor. Di kota Bekasi saat ini meskipun sarana dan prasarana secara umum sudah tersedia, dalam hal pemeliharaan dan perawatan masih perlu peningkatan sehingga dipastikan tetap layak pakai untuk kegiatan belajar, khususnya jelang proses pendidikan tatap muka langsung secara penuh, mengingat kondisi pandemi saat ini yang semakin menurun.

“Demikian juga dengan para tenaga pendidik, proses sertifikasi dan peningkatan kompetensi masih perlu diperhatikan untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi perubahan dan perkembangan dunia pendidikan yang bergerak sangat dinamis,” tukasnya. (Denis)