Rumah Dakwah Baiturrahman Kemang Pratama 3 Dibangun Untuk Perkuat Ukhuwah Islamiyah

LINGKARBEKASI.COM – Yayasan Baiturrahman Kemang Pratama 3 kota Bekasi meresmikan Rumah Dakwah Baiturrahman Kemang Pratama 3 serta menyalurkan santunan untuk 150 anak yatim bertepatan dengan momentum tahun baru islam 1444 Hijriyah pada Ahad (21/8/2022)

Peresmian Rumah Dakwah Baiturrahman dihadiri oleh mantan Imam Besar Masjid di New York Amerika Serikat, ustadz Prof DR. Daud Rasyid, MA., ustadz Maryono Sutari, ustadz Oemar Mita, ustadz Jajang Hasanudin.
Kemudian juga Pembina dan Pengawas Yayasan Baiturrahman serta Ketua Forum DKM Kemang Pratama.

Ketua Yayasan Baiturrahman Kemang Pratama, Sudjarwadi
dalam sambutannya mengatakan tujuan dibangunnya Rumah Dakwah Baiturrahman tersebut sebagai sarana ukhuwah islamiyah juga sebagai wadah bagi umat Islam umumnya khsusnya bagi warga perumahan Kemang Pratama. Dibangun diatas tanah seluas 382 meter² Rumah Dakwah ini dibeli dengan dengan dana wakaf bersama yang bersumber dari 385 orang muwakif.

Lebih lanjut, Sudjarwadi menceritakan pada awalnya tahun 2021 ada sebidang tanah berikut bangunan rumah yang hendak dijual oleh pemiliknya. Letaknya persis bersebelahan dengan masjid Baiturrahman. Menurutnya, ini kesempatan baik untuk mempunyai sarana yang diidam idamkan.

Permasalahannya saat itu yayasan tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli tanah dan bangunan tersebut. Sementara pemilik tentu tidak bisa menahan jika ada pihak lain ingin membelinya.

“Qodarullah, Allah yang Maha Kuasa memberikan kemudahan dan jalannya. Pemilik rumah tersebut bersedia dibeli tanahnya dengan cara pembayaran secara bertahap dalam tempo waktu Maret 2021 hingga Mei 2022,” katanya.

Dengan bermodalkan niat dan prasangka baik kepada Allah ta’ala, kami membentuk kepanitaan yang diketuai oleh Heri Fakhri Noor, yang saat itu sebagai ketua DKM Baiturrahman Kemang Pratama 3 untuk melakukan penggalangan dana wakaf dari jama’ah dengan target sekitar 1 tahun. Adapun dana yang dibutuhkan untuk membeli tanah berikut bangunannya senilai 3,4 milyar rupiah.

“Alhamdulillah tidak sampai 1 tahun dalam tempo 6 bulan, persisnya pada bulan Agustus 2021 panitia penggalangan dana wakaf telah berhasil mengumpulkan dana wakaf yang dibutuhkan sebanyak Rp3.738.500.200 (melebihi target) dan telah membayar lunas harga jual belinya,” jelasnya.

“Ini luar biasa, ditengah mengganasnya wabah Covid-19, yang membawa dampak berkurangnya kemampuan ekonomi dan keuangan masyarakat, Allah telah menggerakan semangat _ghiroh_ jamaah. Ada 385 orang yang telah mewakafkan hartanya untuk bersama sama membeli tanah dan bangunan tersebut,” imbuhnya.

Yayasan Baiturrahman Kemang Pratama didirikan untuk menjalankan usaha di bidang keagamaan, kemanusiaan, dan sosial.
Rencananya Rumah Dakwah Baiturrahman akan digunakan untuk kantor bersama yayasan dan seluruh unit unit kerja yayasan Baiturrahman, sarana pendidikan, klinik pengobatan gratis, dan lain sebagainya. (Denis)