EJIP Bersama Tenant Bantu Pemkab Bekasi Cegah & Putus Penyebaran Covid-19

Lingkarbekasi – PT EJIP bersinergi dengan 2 tenant yaitu PT. Cikarang Listrindo dan PT. Aisin Indonesia menyalurkan donasi berupa 4 tempat cuci tangan (Hand Washer), 35 jirigen hand sanitizer, 405 baju APD, 400 face shield dan 12 box masker.

ppdb2025

Ini merupakan kontribusi Kawasan Industri EJIP bersama tenant dalam membantu Pemkab Bekasi, terutama terkait mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid 19 di Kab Bekasi.

Bantuan diserahkan oleh Suryanto (Manager S&O Dept EJIP), didampingi oleh M. Saidi (Kasie CSR EJIP), masing-masing ke Dinkes Kab BEKASI, diterima langsung oleh juru bicara gugus tugas Covid 19 Kab BEKASI, dr Alamsyah, Puskes Cibatu, pada Rabu (3/6/20) dan Puskes Sukadami, Kamis (4/6/20).

Kepada Radarcikarang, Manager S&O Dept EJIP, Suryanto mengaskan bahwa dengan bantuan tersebut pihaknya bersama tenant berharap kurva penyebaran Covid-19 semakin menurun, sehingga siap menjalankan adaptasi kebiasaan baru, atau yang biasa disebut sebagai new normal.

“Kami berharap ini bisa membantu Dinas Kesehatan dalam menangani Covid-19, kita berharap kurvanya semakin lama makin turun dan kita bisa mengikuti adaptasi kebiasaan baru yang akan dijalankan setelah kurvanya menurun,” tegasnya.

“Terima kasih atas partisipasi dan donasi dari EJIP bersama tenant, tentunya ini menjadi semangat buat kami untuk terus melaksanakan tugas. Tentunya sumbangan ini sangat bermanfaat bagi kami dalam menangani Covid-19,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah.

Kepala Puskesmas Cibatu, drg. Ari Susanti menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang telah diterima dari EJIP dan tenant.

“Kami sebagai Kepala Puskesmas Cibatu mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan partisipasi dari EJIP dan tenant yang peduli dengan kami tenaga medis dalam menghadapi dan menangani Covid-19 ini,” tandasnya.

Sedangkan penyaluran bantuan APD, Face Sield dan Sanitizer ke Puskesmas Sukadami, Serang, diterima langsung oleh Kepala Puskesmas Sukadami, dr Kurniawati.