H. Jalal Abdul Nasir Buka Lapangan Kerja Sekaligus Tanggulangi Stunting Lewat Pelatihan Warung Gizi

ppdb2025

LINGKARBEKASI.COM – Dalam upaya nyata untuk membantu perekonomian keluarga dan mengurangi angka stunting, pengusaha nasional, Haji Jalal Abdul Nasir menggelar kegiatan pelatihan unggulan, “Warung Gizi Haji Jalal”, fokus pada produk bubur bayi sehat. Acara ini diadakan di RM Kabayan, Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Ahad, (20/11/2023).

Kegiatan yang dihadiri oleh 23 peserta dari hampir mencakup 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi ini, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada calon pengusaha di bidang makanan sehat untuk balita. Warung Gizi Haji Jalal diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam membuka lapangan kerja, sekaligus memberikan kontribusi dalam mengurangi angka stunting di wilayah tersebut.

Warung Gizi Haji Jalal merupakan terobosan yang mencakup pelatihan teknis, marketing dan berbagai aspek yang diperlukan untuk menjalankan bisnis ini dengan sukses. Haji Jalal Abdul Nasir menekankan bahwa produk bubur bayi sehat yang dijual memiliki nilai gizi tinggi dan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi balita.

“Produknya tidak semua orang bisa tiru, bisnis ini sangat terpilih. Tinggal bapak ibu sekuat apa mimpinya, pelatihan sudah, teknis diajari, marketing diajari sukses story sudah ada. Tinggal siap, bismillah, kita buka,” ungkap Owner baju muslim Nibras tersebut.

“Tolong ditekuni sebagai mimpi besar, seperti perjalanan saya (Nibras) dari kamar kontrakan bisa punya gedung rumah, mobil, karyawan ribuan. Marketnya masih sangat terbuka. Omset sehari bisa mencapai 1-3 juta rupiah dengan bekerja hanya 3 jam. Ini memberikan banyak waktu untuk anak dan keluarga. Jika berkembang, kita bisa membuka lapangan kerja dan melibatkan lebih banyak orang dalam usaha ini. Mari tulis semua mimpi kita, mudah-mudahan dalam 3 tahun ke depan, kita bisa bertemu lagi dengan kisah sukses,” imbuhnya.

Warung Gizi Haji Jalal memberikan peluang bagi para peserta untuk meraih kesuksesan dalam dunia usaha dengan mengutamakan kesehatan anak-anak sebagai fokus utama.

Semangat dan inisiatif Haji Jalal Abdul Nasir diharapkan dapat menginspirasi dan memberikan dampak positif dalam pengembangan ekonomi masyarakat setempat. Sebagaimana diceritakannya bagaimana mengawali penjualan baju muslim Nibras yang saat ini udah banyak dikenal masyarakat luas. (*)